Judi Game Slot - Ada apa dengan Barcelona dan transfer saga? Hampir setiap kali mereka ingin mendapatkan pemain top terutama Premier League berakhir dengan drama sampai kesepakatan tercapai. Dalam beberapa kasus mereka bahkan butuh lebih dari satu musim mendapatkan target mereka.
Ini dimulai dari Cesc Fabregas yang didekati klub Catalan, kemudian striker Liverpool, Luis Suarez dan sekarang mereka kembali menuliskan drama dengan transfer Philippe Cotuinho. Tetapi, transfer Coutinho diperkirakan akan terjadi di bulan Januari, bukan musim panas. Ini alasannya.
Barcelona ingin memperkuat posisinya di La Liga
Saat ini mereka unggul sembilan poin di puncak klasemen La Liga dan kompetisi masih setengah jalan. Pertandingan sudah berjalan 17 laga dan Barcelona satu-satunya tim yang belum terkalahkan, namun cedera salah satu bintang utama bisa membuat mimpi mereka buyar.
Ini yang membuat kedatangan Coutinho sangat dibutuhkan untuk mempertahankan keunggulan mereka tersebut dan mungkin memperpanjangnya. Barca sangat butuh gelandang pencetak gol dan Coutinho sudah mencetak 12 gol sejauh ini dan ditambah delapan assist.
Dengan banyaknya pertandingan karena Barca masih bermain di Liga Champions dan Copa del Rey, Barcelona butuh semua kekuatan mereka untuk meraih trofi sebanyak-banyaknya.
Harga Coutinho diperkirakan melonjak usai Piala Dunia
Ini salah satu alasan mengapa Barcelona ngebet ingin mendatangkan dia bulan Januari. Musim panas lalu tiga tawaran mereka ditolak dan itu bukan tawaran yang kecil – yang tertinggi 115 juta Poundsterling – dan harga itu meningkat dalam waktu empat bulan.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dia mencetak 12 gol dan delapan assist untuk Liverpool, membantu mereka bertahan di posisi empat klasemen Premier League dan menjadi juara grup Liga Champions – Coutinho cetak lima gol dan dua assist. Ini membuat harganya meningkat.
Dengan penampilan ini, dia pasti akan dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2018. Dia sudah tampil 18 kali untuk Brasil dan menyumbangkan tujuh gol. Dan pada Piala Dunia kali ini Brasil semakin membaik. Bila Brasil tidak mengecewakan di Piala Dunia harganya akan melonjak tinggi, apalagi bila Coutinho tampil apik.
Kedatangan Coutinho akan buat Iniesta tetap fresh di Liga Champions
Satu-satunya masalah dari transfer Coutinho ke Barcelona adalah dia tidak bisa bermain di Liga Champions karena sudah bermain untuk Liverpool. Tetapi, ini tampaknya tidak dikhawatirkan bintang Brasil tersebut karena dia sangat ingin pindah.
Dia dikabarkan akan menjadi pewaris Andres Iniesta di Barcelona, itu sangat masuk akal karena pada bulan Mei nanti maestro Spanyol tersebut akan berusia 34 tahun.
Iniesta jelas sudah mengalami kemunduran, dia sering cedera, jarang bermain full 90 menit dan terkadang keakuratan dan aksi individualnya tak sebaik dulu. Tetapi, dengan adanya Coutinho Iniesta tak perlu bermain di liga dan Liga Champions, Ernesto Valverde bisa memfokuskan energinya untuk Liga Champiosn saja.
Waktu yang ideal untuk beradaptasi bagi Coutinho
Pindah klub bisa menjadi musibah bagi pemain bila dia gagal beradaptasi walau dia merupakan pemain berkualitas terutama transfer musim dingin. Ini karena transfer di musim dingin dia sudah tertinggal separuh musim dengan rekan-rekan barunya. Dia juga harus beradaptasi dengan gaya bermain dan peran baru yang tentunya jauh berbeda dari klub sebelumnya.
Liverpool dan Barcelona sama-sama bermain menyerang, tetapi bedanya Barcelona mengutamakan penguasaan bola sedangkan Liverpool mengandalkan kecepatan.
Di lima bulan pertamanya Valverde tampaknya akan memberikan peran yang berbeda untuk Coutinho untuk mengetahui di mana posisi terbaiknya pada gaya bermain Barcelona. Untungnya Coutinho salah satu pemain yang bisa memainkan banyak posisi – winger kiri atau kanan, playmaker atau second striker – ini akan membantunya beradaptasi dengan baik. Disamping itu Barcelona tidak dalam masa yang sulit, mereka sedang menikmati kejayaannya.
Barcelona ingin buktikan mereka masih big bos di bursa transfer
Transfer ini juga tentu dampak di luar lapangan. Link Sbobet 2018 Presiden klub Josep Maria Bartomeu banyak dikritik kurang berani mengeluarkan dana di bursa transfer musim panas tahun lalu, mereka mendatangkan pemain yang relatif tak mewah.
Catalan kehilangan Neymar yang pindah ke PSG dengan harga 222 juta Euro dan gagal mendatangkan Coutinho di musim panas lalu. Belum lagi kontrak Lionel Messi yang sempat tarik ulur, ini membuat Bartomeu mulai tak populer.
Karena itu dia berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukkan kepada fans mereka masih memegang kendali klub. Perekrutan pemain marquee seperti Coutinho akan memperkuat posisinya di klub walau ada gejolak yang mengganggu kepemimpinannya.
Valverde sebenarnya tidak terlalu peduli dengan transfer Coutinho, bila dia datang tentu bagus untuk skuatnya, bila tidak juga tidak masalah. Tetapi, ini juga diperlukan untuk membuktikan Barcelona masih big boss di pasar transfer.







0 comments:
Post a Comment